Cara Mengatasi Keterbatasan Usia

Pastinya sobat riropalace.net sudah mengetahui apa itu dalih usia. Dan tidak menutup kemungkinan ada juga salah satu dari sobat yang menjadikan usia sebagai “dalih.” Tapi, apakah Anda sudah mencoba untuk keluar dari zona nyaman itu? Jika belum, riropalace.net akan memberikan tips untuk mengatasi “dalih usia”.

Hasil gambar untuk mengatasi dalih usia

Bagaimana Mengatasi Dalih Usia

Dalih usia dapat disembuhkan. Beberapa tahun yang lalu sewaktu saya menjalankan suatu program pelatihan penjualan, saya mendapatkan serum yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit ini sekaligus memberikan vaksin melawan kekambuhannya.

Di dalam program pelatihan itu ada seorang peserta yang bernama Cecil. Ia berusia 40 tahun, ingin mengangkat dirinya menjadi wiraniaga, tetapi mengira bahwa dirinya sudah terlalu tua. “Bagaimanapun,” ia menjelaskan. “Saya harus memulai dari awal sekali. Dan pada usia empat pulh, saya sudah jauh terlalu tua.”

Saya berbicara dengan Cecil beberapa kali mengenai masalah “usia tua” ini. Saya menggunakan obat yang sudah diuji dengan baik, “Anda setua yang Anda rasakan.” tetapi ternyata cara ini tidak manjur. (Terlalu sering orang menjawab dengan ketus “Tetapi saya memang merasa tua!”)

Akhirnya, saya menemukan metode yang ampuh. Suatu hari sesudah sesi pelatihan, saya berkata, “Ccil, kapan usia produktif manusia dimulai?”

Ia berpikir beberapa detik dan menjawab, “Oh, ketika ia berusia sekitar 20 tahun, saya kira.”

“Benar,” saya membenarkan. “Nah kapan usia produktif manusia berakhir?”

Cecil menjawab, “Kalau ia tetap sehat dan menyukai pekerjaannya, saya kira orang masih sangat berguna ketika ia berusia 70 atau lebih.”

“Baiklah,” saya berkata, “banyak orang masih sangat produktif sesudah mereka mencapai usia 70, tetapi marilah kita sepakati apa yang baru saja Anda katakan. Tahun-tahun produktif manusia terentang dari usia 20 hingga 70. Itu berarti rentang 50 tahun, atau setengah abad. Anda sekarang baru berusia 40 tahun. Berapa tahun kehidupan produktif yang sudah Anda jalankan?”

“Dua puluh,” jawabnya.

“Dan berapa tahun lagi yang tersisa?”

“Tiga puluh,” jawabnya.

“Dengan kata lain, Anda bahkan belum mencapai setengah jalan, Anda baru menggunakan 40 persen dari tahun-tahun produktif Anda.”

Saya menatap Cecil dan mengetahui bahwa ia mengerti maksudnya. Ia sembuh dari dalih usia. Cecil sekarang melihat bahwa ia masih mempunyai banyak tahun penuh peluang yang tersisa. Ia berubah dari berpikir, “Saya sudah terlalu tua,” menjadi “Saya masih muda.” Cecil kini sadar bahwa usia kini tidak menjadi soal. Sikap terhadap usia itulah yang menjadikannya berkat atau penghalang.

Hasil gambar untuk sukses di hari tua

Menyembuhkan diri Anda dari dalih usia kerap membuka pintu menuju peluang yang Anda kira sudah terkunci rapat. Semoga artikel riropalace.net kali ini bisa menambah wawasan dan menghibur Anda sekalian. Jangan lupa untuk terus mengikuti artikel-artikel menarik dari kami yang lainnya.

Baca Juga: Tidak Ada Kata Terlambat, Usia Bukan Alasan.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *