Meningkatkan Kecekatan Di Daerah Pinalty

Meningkatkan Kecekatan Di Daerah Pinalty

Judi Bola – Membuat Gol adalah sesuatu perbuatan yang sulit, akan tetapi sekaligus merupakan suatu tindakan yang paling menggembirakan dalam permainan sepak bola. Kegembiraan yang meluap-luap dapat kita saksikan pada pemain-pemain yang melompat-lompat dan memukul-mukul udara setelah berhasil mencetak gol. Untuk menghasilkan Gol sering diperlukan reaksi yang cepat untuk menggunakan peluang yang terbuka.

Bagi pemain-pemain seperti Jimmy Greaves reaksi cepat itu boleh bukan hasil latihan, melainkan bakat alam, akan tetapi setiap pemain dapat meningkatkan kecekatannya untuk menghadapi situasi di depan gawang.

Di depan gawang kejadian-kejadian berubah-ubah dengan cepat sekali. Pihak penyerang berhasrat besar untuk sampai kepada bola terlebih dahulu dari pada pihak yang mempertahankan. Dalam pada itu mereka harus memusatkan perhatian kepada gerakan-gerakan mereka sendiri, khususnya posisi penjaga gawang. Yang lebih penting lagi ialah memperhatikan letak gawang terhadap posisi itu sendiri.

Untuk dapat memberi perhatian kepada semua hal itu dengan sekaligus, diperlukan kemampuan, bukan saja untuk melihat tajam ke depan, melainkan juga melihat dengan sudut mata kepala hal-hal yang terdapat dikiri kanannya.

Penalti di akhir Pertandingan

Namun pada ujung pertadingan, wasit Michael Oliver memberikan penalti untuk Real Madrid. Ia mendakwa Medhi Benatia, bek tengah Juventus, melanggar Lucas Vazquez, pemain sayap Madrid.  Keputusan Oliver tersebut mendapatkan protes keras dari para pemain Juve yang dipimpin kapten mereka, Gianluigi Buffon.

Oliver tetap pada keputusannya. Dia memberi kartu merah untuk Buffon, yang merupakan pengusiran pertama sang kiper sepanjang kariernya di Liga Champions.  Akhir yang menyakitkan untuk Buffon, karena ia belum memberi kepastian apakah akan tetap bermain musim depan, atau gantung sepatu di ujung kompetisi.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-15 di Liga Champions musim ini melalui tendangan penalti hadiah Michael Oliver itu. Pertandingan berakhir di menit ke-98, Real Madrid memesan tempat di semifinal berkat keunggulan 4-3 dari Juventus.

Tiga dari empat gol yang bersarang ke gawang Juve, diciptakan oleh Ronaldo. “Juventus membutuhkan keajaiban setelah kekalahan 3-0 di kandang pada leg pertama, dan mereka hampir mendapatkan keajaiban itu. Meskipun tersingkir, Bianconeri menunjukkan karakter luar biasa. Mereka akan kembali untuk berkompetisi musim depan dengan semangat ini, Tetapi pertandingan yang nyaris sempurna ini, tidak cukup untuk (meloloskan) mereka.

Lain Pendapat Cristiano Ronaldo dan Gianluigi Buffon

Real Madrid cukup dekat dengan gol-gol vital yang membuat hati fans lawan mereka terpecah-belah. Ketika Los Blancos menjadi juara Liga Champions 2014, gol pertama mereka di laga itu, dicetak oleh Sergio Ramos dalam posisi yang berbau offside.

Demikian pula ketika Real Madrid menyingkirkan Bayern Munchen di perempat final Liga Champions musim lalu dengan agregat 6-3. Saat bertanding di Santiago Bernabeu, dalam posisi Madrid tertinggal 1-2, wasit memberikan kartu merah untuk Arturo Vidal.  Pada babak perpanjangan waktu, tuan rumah mencetak tiga gol untuk membuat skor jadi 4-2.

 

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *